AddUrlYahoo Tanaman Obat Keluarga: KUNIR PUTIH

Followers

.

KUNIR PUTIH

Diposting oleh Damar Sabtu, 05 Juni 2010

Sekarang ini jumlah penderita kanker semakin meningkat dan bearada pada peringkat yang tinggi sebagai penyebab kematian. Pada umumnya penyakit kanker baru diketahui pada stadium lanjut, sehingga pengobatannya menjadi lebih sulit. Pengobatan dengan cara modern masih dirasa banyak memberikan efek samping, sedangkan prosentase keberhasilannya belum cukup maksimal, sehingga perlu ditunjang dengan pengobatan alternatif atau pengobatan tradisional. Salahsatu pengobatan alternatif tersebut adalah dengan menggunakan kunir putih (Curcuma zedoaria). Dari tanaman ini bagian yang paling berkhasiat adalah rimpangnya.

Tetapi tidak semua jenis kunir putih merupakan obat anti kanker. Ditengah – tengah masyarakat sejak lama dikenal 2 jenis kunir putih,  yaitu kunir putih gombyok atau kunir putih pepet. Kunir ini manfaatnya untuk therapi penyakit diare dan disentri saja, seperti yang ditulis dalam buku Obat Asli Indonesia karangan Prof. Dr. Seno Sastroamijoyo. Jenis kunir ini mempunyai ciri sebagai berikut : Umbinya berwarna putih, berbentuk bintil-bintil, air ekstraknya lengket dan pekat dan bila dijadikan bubuk akan berwarna putih.

Jenis kedua adalah jenis kunir putih beraroma mangga, yaitu Curcuma Zedoaria dan Curcuma Mangga. Keduanya bermanfaat menyembuhkan kanker dan tumor . Dari hasil penelitian Chan Minyi dkk dalam bukunya Anti Cancer Medical Herbs, ternyata Curcuma Zedoaria mempunyai efektifitas yang lebih tinggi untuk mengatasi kanker dan tumor.
Khasiat anti oksidan didapat dari imunomodulator, zat ini mampu memperbanyak jumlah limfosit, meningkatkan toksisitas sel pembunuh kanker dan sintesis antibodi spesifik. Penggunaan kunir putih dengan diparut lalu hasil parutan diperas dan airnya diminum.
Menurut hasil penelitian American Institute Cancer Report ( New York Time ) 1 Juni 1999 dan juga oleh pakar Fakultas Farmasi ataupun PAU Bioteknologi serta PPOT UGM Yogyakarta dalam kunir putih ini mengandung :
1. RIP ( Ribosome Inacting Protein ) berfungsi:menonaktifkan perkembangan sel kanker dan merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitarnya serta memblokir pertumbuhan sel kanker.
2. Zat Anti Oksidan, mencegah kerusakan gen.
3. Zat anti Curcumin, sebagai anti inflamasi ( anti peradangan ).

Curcuma Zeodaria dipadu dengan Curcuma Mangga dapat menyembuhkan:
1. Kanker : leher rahim , payudara, hati , paru – paru, leukimia, otak dan penyakit lain yang berhubungan dengan kanker dan tumor.
2. Peradangan dalam : maag, ambeien, radang tenggorokan, radang hati, bronkhitis, amandel, nyeri haid, keputihan, jerawat atau bisul, diabetes, asma.
3. Anti lemak : darah tinggi, stroke, jantung, asam urat, menurunkan kolesterol.

Mekanisme Kerja
Kanker merupakan penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel – sel jaringan tubuh yang baru (neoplasma), tidak normal (hasil mutasi genetis sel), cepat, dan tidak terkendali. Oleh karena itu, kanker bukanlah penyakit infeksi akibat serangan kuman. Kanker tumbuh dari sel – sel organ yang mengalami mutasi genetis. Mutasi genetis meerupakan sel yang tumbuh tidak normal dan bersifat destruktif (tidak mengikuti hukum pertumbuhan sel dan cenderung merusak). Zedoarin, kurdiona dan kurkumol. Zat-zat tersebut ternyata bersifat anti neoplastik merusak pembentukan ribosoma pada sel-sel kanker dan jaringan liar dengan cara meningkatkan pembentukan jaringan fibroblast di sekeliling jaringan kanker, lalu membentuk lapisan limfosit dalam sel-sel jaringan kanker dan membungkusnya, sehingga sel-sel jaringan kanker tersebut tidak dapat berkembang, akhirnya sel-sel kanker akan mati, dan tidak menimbulkan bahaya lagi.

Sebagai catatan penting, salah satu dampak negatif dari kunir putih adalah mengurangi kemampuan sel darah putih, juga kunir putih tidak baik untuk ibu hamil dan menyusui. Sehingga pemakaiannya juga harus diperhatikan. 

Saat ini mudah sekali mendapatkan kunir putih di pasaran, bahkan di pasar-pasar tradisional. Hanya perlu diperhatikan jenis kunir yang akan dibeli (seperti yang telah dijelasakan di atas). Bahkan untuk memudahkan konsumen, di toko-toko obat banyak disediakan kunir putih dalam bentuk kapsul atau instan bubukan. Untuk yang ingin meramu sendiri, berikut ini cara-cara yang dianjurkan untuk mengeringkan kunir putih sebelum dibuat kunir instan :

CARA MENYIMPAN KUNIR

Cara satu dikeringkan dengan sinar matahari.
1. Kunir putih bersih, kalau perlu dikupas juga bisa..
2. Kunir diris-iris, jangan tipis-tipis, agak tebal, kira-kira ½ sampai 1 cm
3. Irisan langsung direndam dengan hangat agar kambium menutup, jadi saat dikeringkan nanti kandungannya tidak hilang.
4. Tiriskan
5. Jemur dengan posisi merata, jangan tumpang tindih, taruh kain tipis diatasnya supaya sinar matahari tidak mengenai kunir secara langsung.
6. Setelah kering, simpan dalam wadah tertutup, toples atau plastik.
7. Untuk meminumnya, tinggal diseduh dengan air hangat seperti teh.

 

Cara kedua ,
Ini disarankan bagi tidak suka dengan rasa pahit kunir, tapi bagi yang punya penyakit diabetes kami sarankan tidak pakai cara ini.
1. Kunir dicuci bersih, kalau perlu dikupas tidak masalah.
2. Diparut, diambil airnya, bisa ditambah air putih matang satu gelas
3. Ampasnya dibuang
4. Untuk satu kilo kunir siapkan campurannya, gula pasir 2 sampai 3 kg.
5. Tapi, untuk membut 1kg kunir, sarinya tadi pisahkan jadi 3 bagian. Jadi harus dimasak perbagian
6. Satu bagian tadi campurkan dengan satu kilo gula pasir, goreng dalam wajan teflon tanpa minyak dengan api kecil.
7. Aduk terus menerus seperti mengaduk jenang, nanti lama-lama adonan akan mengkristal seperti gula.
8. Hasil akhir akan didapatkan kunir instan seperti yang dijual di toko-toko.
8. Lakukan hal yang sama pada sisa adonan satu persatu..






0 komentar

Posting Komentar

Selamat Datang.......
Wadah untuk berbagi info seputar kesehatan dan obat-obatan herbal warisan leluhur

- Bisnis -

Ad